Spare Part Mobil Ini Jarang Bermasalah? Tapi Ketika Rusak Harus Diganti

Spare Part Mobil Ini Jarang Bermasalah? Tapi Ketika Rusak Harus Diganti

Spare Part Mobil Ini Jarang Bermasalah? Tapi Ketika Rusak Harus Diganti

Spare part mobil ada banyak sekali jenisnya dan setiap komponen punya fungsi yang berbeda. Dari sekian banyak suku cadang tersebut, ada beberapa yang cukup jarang bermasalah.

Jenis suku cadang seperti ini memiliki ketahanan yang baik namun biasanya punya fungsi vital. Meskipun jarang bermasalah namun sekalinya rusak harus segera diganti.

Mari cari tahu apa saja jenis suku cadang yang dimaksud agar bisa mengantisipasinya. 

Jenis Spare Part Mobil dengan Usia Pakai yang Panjang

Sebagai pengguna mobil, memang penting sekali untuk memahami suku cadang atau setiap komponen dari kendaraan yang Anda gunakan. 

Pemahaman tersebut akan membantu Anda dalam menggunakan serta merawat mobil sebaik mungkin. Penting juga untuk memahami jenis-jenis suku cadang apa saja yang usia pakainya panjang.

Komponen seperti ini biasanya jarang bermasalah namun jika sudah rusak harus segera diganti. Berikut adalah beberapa jenis spare part yang dimaksud.

  1. Timing Belt

Pertama ada komponen yang disebut timing belt. Ini merupakan suku cadang mobil yang berbentuk sabuk bergerigi. Fungsinya adalah menyinkronkan putaran poros engkol dengan poros bubungan di dalam mesin.

  1.  Shockbreaker

Berikutnya ada shockbreaker yang memiliki fungsi vital dalam sistem suspensi sebuah mobil. Sesuai namanya, komponen ini berperan dalam meredam getaran atau benturan saat mobil dikendarai. 

  1. Fuel Pump

Komponen fuel pump adalah bagian vital dari sistem bahan bakar. Fungsi utama komponen ini yaitu memompa bensin dari tangki penampungan agar bisa menuju ke ruang bakar mesin. 

  1. Alternator

Ada juga alternator yang disebut sebagai salah satu spare part vital dari sebuah mobil. Komponen ini akan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik sehingga sistem kelistrikan dalam mobil dapat berfungsi dengan baik. 

Risiko Jika Tidak Segera Diganti saat Rusak

Seringkali kita menyadari ada tanda-tanda kerusakan pada spare part mobil namun menunda perbaikan atau penggantian. Ini biasanya terjadi jika Anda belum paham betul apa risikonya.

Berikut adalah beberapa risiko yang bisa terjadi apabila beberapa suku cadang tadi tidak segera diganti saat bermasalah. 

  1. Mobil Mogok di Tengah Jalan

Setiap jenis spare part punya fungsi penting dalam mendukung fungsi mobil agar bisa berjalan dengan baik. Ada beberapa jenis komponen yang memang berperan langsung dalam hal tersebut.

Keempat komponen yang disebutkan sebelumnya memiliki peran yang sangat vital. Jika salah satu atau beberapa rusak maka mobil bisa mogok di tengah jalan.

Contohnya saja fuel pump yang berfungsi memasok bahan bakar ke ruang pembakaran. Jika komponen ini rusak maka mesin tidak akan bisa bekerja dengan baik.

Begitu juga dengan timing belt dan alternator yang juga sama-sama punya peran besar. Jika salah satunya rusak maka mesin mobil Anda bisa berhenti tiba-tiba. 

  1. Mobil Limbung atau Tidak Stabil

Risiko berikutnya adalah mobil jadi limbung atau tidak stabil. Ini terjadi apabila kerusakan ditemukan pada komponen shockbreaker atau peredam kejut. 

Peredam kejut berperan dalam meredam getaran dan benturan pada kendaraan. Berkat adanya komponen ini maka kendaraan Anda bisa melaju dengan stabil dan terasa nyaman.

Namun apabila shockbreaker tidak bekerja dengan baik maka mobil bisa limbung. Hal ini akan sangat berbahaya jika mobil melaju dalam kecepatan tinggi dan tiba-tiba oleng begitu saja.

  1. Kerusakan Mesin Permanen

Kerusakan pada timing belt, alternator, juga fuel pump tidak bisa dibiarkan begitu saja karena risikonya begitu besar. Tidak hanya kerusakan mesin ringan namun bisa mengarah pada kerusakan mesin secara permanen.

Tentu hal ini akan sangat merugikan Anda sebagai pengguna mobil. Apalagi mesin merupakan bagian terpenting dan kerusakan permanen akan sulit untuk diatasi.

Lebih berbahaya lagi jika kerusakan mesin tersebut terjadi tiba-tiba ketika mobil digunakan untuk berkendara. Tidak hanya merusak kondisi mobil namun hal ini juga akan membahayakan Anda sebagai pengendara.

  1. Gangguan pada Sistem Kelistrikan

Risiko terjadinya gangguan pada sistem kelistrikan mobil muncul saat alternator mengalami masalah atau kerusakan. Alternator adalah komponen yang akan mengisi daya aki serta menyuplai listrik ketika mesin hidup.

Apabila komponen ini rusak maka sumber listrik murni akan terus mengambil daya dari aki. Hal ini kemudian akan membuat aki habis dan pada akhirnya sistem kelistrikan terganggu hingga membuat mesin mobil tidak bisa menyala.

  1. Turun Mesin

Dari semua risiko yang ada, turun mesin merupakan risiko paling besar dan sangat merugikan. Kondisi ini tidak bisa dianggap ringan dan sepele karena sangat membutuhkan upaya perbaikan yang besar.

Waktu dan biaya yang dibutuhkan pun tidak bisa dianggap remeh. Artinya mobil Anda akan tidak bisa digunakan untuk sementara waktu serta Anda harus mempersiapkan dana yang cukup banyak untuk keperluan perbaikan mesin.

Turun mesin merupakan kerusakan yang sangat fatal dan sebaiknya dihindari sebisa mungkin selagi bisa. 

Tanda-Tanda Spare Part Bermasalah

Jenis spare part mobil yang jarang bermasalah biasanya memang didesain memiliki usia pakai yang panjang. Namun perlu diketahui bahwa jenis spare part seperti ini juga punya peranan penting.

Bisa jadi sekali rusak memang akan memberi dampak besar pada keselamatan mobil Anda. Berikut adalah beberapa tanda masalah pada spare part yang sudah disebutkan tadi.

  1. Suara Asing pada Mesin

Jika terdengar suara asing saat mesin mobil dinyalakan, artinya ada sesuatu yang tidak beres. Ini bisa jadi merupakan tanda dari beberapa tipe masalah dan salah satunya kerusakan pada timing belt.

  1. Mesin Sulit Menyala

Gangguan pada fuel pump, timing belt, juga alternator dapat menjadi penyebab mesin sulit untuk menyala. Hal ini terjadi karena mesin tidak mendapatkan bahan bakar yang cukup serta waktu pembakarannya menjadi kacau. 

  1. Mobil Terasa Tidak Stabil saat Dikendarai

Tanda ini akan muncul ketika komponen shockbreaker mengalami masalah. Komponen pada sistem suspensi ini memang berfungsi menjaga stabilitas kendaraan. Apabila terjadi masalah maka mobil akan tidak stabil dan limbung.  

  1. Mesin Mobil Mati Mendadak

Anda wajib waspada jika menemui gejala berupa mesin mobil yang mati secara mendadak atau tiba-tiba. Bisa jadi ini merupakan tanda bahaya yang menunjukkan bahwa ada kerusakan parah pada beberapa komponen tadi.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti?

Jika tidak ingin terjadi penurunan performa mobil bahkan risiko terburuk mengalami turun mesin, maka penting sekali untuk melakukan penggantian spare part mobil di waktu yang tepat.

Berikut adalah catatan penting mengenai waktu penggentian yang disarankan.

  1. Timing belt diganti setiap jarak tempuh 60.000 hingaa 80.000 km atau setiap 3-5 tahun sekali.

  2. Fuel pump diganti saat sudah lemah, biasanya setelah jarak tempuh lebih dari 100.000 km.

  3. Shockbreaker diganti maksimal setelah lebih dari 40.000 km atau 2-3 tahun pemakaian.

  4. Alternator diganti setelah di atas 150.000 km atau maksimal setelah 7 tahun pemakaian.


Mobil tersusun dari banyak jenis suku cadang atau spare part. Setiap komponen tersebut punya fungsi berbeda yang mendukung fungsi mobil tetap optimal.

Dari sekian banyak spare part yang ada, beberapa di antaranya didesain memiliki usia pakai yang panjang. Itulah mengapa jenis spare part ini biasanya akan lebih jarang bermasalah.  

Namun perlu diketahui bahwa jarang bermasalah bukan berarti tidak akan ada masalah sama sekali. Sekalinya ada kendala dan kerusakan, justru spare part mobil tersebut perlu segera diganti.

Hal ini menunjukkan bahwa komponen-komponen tadi memang punya usia pakai panjang karena fungsi yang dijalankan juga cukup berat dan krusial.

Demi menjaga keselamatan dan keamanan selama berkendara, pastikan untuk segera mengganti spare part mobil yang rusak tadi. Lakukan perawatan di bengkel Suzuki terdekat agar prosesnya tepat dan aman.


Referensi

https://www.roojai.co.id/article/kendaraan/suku-cadang-mobil-yang-harus-rutin-diganti/

https://www.toyota.astra.co.id/corporate-information/news-promo/read/jangan-tunggu-rusak-ini-daftar-spare-part-mobil-yang-wajib-diganti-berkala

https://www.gridoto.com/amp/224391465/ini-daftar-komponen-mobil-yang-tidak-punya-jadwal-ganti-pasti