Salah Mengoperasikan Cruise Control, Apa Risikonya saat Berkendara?
Mobil masa kini mempunyai fitur canggih yang dulunya hanya dijumpai pada mobil-mobil kelas atas yaitu cruise control. Fungsi utama dari fitur tersebut adalah menjaga laju mobil agar tetap berada di kecepatan yang pengemudi inginkan tanpa menekan pedal gas.
Untuk menggunakan fitur cruise control Anda harus mengaktifkannya dengan tombol. Biasanya tombol tersebut berwujud lingkaran gambaran speedometer. Bisa Anda temui di bagian kemudi dengan tambahan tulisan cruise atau LIM.
Penggunaan cruise control harus dilakukan dengan tepat termasuk kondisi terbaik dalam menggunakan fitur tersebut. Lalu apa yang terjadi jika Anda salah mengoperasikan cruise control?
Adanya fitur cruise control pada mobil memang memberikan Anda berbagai manfaat seperti mengurangi kelelahan, meningkatkan efisiensi bahan bakar, mendukung keamanan, hingga mengoptimalkan laju mobil di jalan tol.
Namun penggunaan yang salah bisa menyebabkan risiko di bawah ini:
Kondisi ini terjadi saat Anda terlalu sering mengandalkan fitur cruise control di jalanan tol. Konsekuensi negatif tersebut menyebabkan efek psikologis yang disebut dengan monotones tadi.
Kondisi Anda dalam kondisi monoton, maka situasi di dalam otak atau psikologis Anda masuk dalam kategori fatigue atau lelah. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan motorik pengendara menurun. Termasuk konsentrasi.
Selain monotones, jarak yang panjang di jalan tol bisa menyebabkan dampak lain yakni highway hypnosist atau otak Anda menjadi terhipnotis. Dampak dari fenomena tersebut adalah Anda mengalami micro sleep.
Artinya mata Anda terbuka tetapi otak Anda tidak terstimulasi. Kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Padahal otak harus mendapatkan stimulus. Otak harus menerima rangsangan agar tidak terjadi kebosanan.
Saat Anda terlena dengan fitur cruise control maka akan berbahaya. Misalnya saat Anda kondisi harus mengerem, tetapi justru salah menekan pedal.
Harusnya menekan pedal rem, malah menekan pedal gas karena Anda tidak tahu di mana kaki sedang stand by.
Dalam penggunaan cruise control Anda harus bisa memperhitungkan kondisi yang tak terukur. Seperti kondisi rem mendadak, menghindar atau crosswind yakni terpaan angin dari area samping. Saat crosswind, Anda harus mengurangi laju kecepatan.
Risiko selanjutnya, kecepatan Anda dalam beraksi ketika situasi darurat dapat berkurang saat terlalu bergantung pada fitur cruise control.
Berbeda dengan saat Anda mengemudi manual. Kaki Anda sudah siap untuk merespons terjadinya kondisi mendadak.
Saat Anda menggunakan cruise control Anda harus alih kendali dulu sebelum bisa melakukan respons tertentu. Proses tersebut bisa menyebabkan Anda terlambat bereaksi pada situasi darurat. Terutama pada lalu lintas yang padat.
Risiko ini bisa terjadi saat Anda menggunakan fitur cruise control di jalanan yang ramai. Kecepatan konstan akan berbahaya karena jarak dengan mobil atau kendaraan lainnya sulit Anda prediksi.
Akhirnya risiko tabrakan pun meningkat. Pastikan untuk menggunakan cruise control saat di jalan tol atau lenggang. Jika Anda paksakan, Anda akan kehilangan fleksibilitas untuk melakukan adaptasi dengan pergerakan di sekitar Anda.
Saat Anda menggunakan fitur cruise control di jalanan yang basah atau licin bisa menyebabkan ban Anda kehilangan traksi lebih mudah. Akhirnya kecepatan konstan tersebut menyebabkan risiko tergelincir meningkat.
Sebaiknya Anda menggunakan pedal gas manual agar bisa menyesuaikan respons mobil dengan kondisi jalan yang licin. Sehingga mengurangi risiko slip atau aquaplaning.
Risiko ini bisa terjadi saat Anda salah mengatur kecepatan awal untuk cruise control. Baik itu terlalu tinggi maupun terlalu rendah.
Apabila Anda mengatur kecepatan terlalu tinggi, risiko tabrakan akan meningkat karena mobil Anda tidak dapat segera melakukan adaptasi dengan kondisi jalan.
Sementara itu, jika kecepatan terlalu rendah, Anda bisa menghambat lalu lintas dan kendaraan lain sulit mendahului. Maka dari itu sesuaikan kecepatan dengan memahami batas kecepatan jalan dan arus lalu lintas.
Sebelum memanfaatkan cruise control pastikan Anda memahami cara mengaktifkan dan menonaktifkannya terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:
Kendarai mobil Anda dengan kecepatan yang aman dan stabil. Umumnya di atas 60 kilometer per jam
Kemudian aktifkan fitur cruise control dengan menekan tombolnya pada kemudi
Atur kecepatan sesuai keinginan Anda dan kondisi sekitar dengan menekan tombol Set atau +. Setelah itu, mobil akan mempertahankan kecepatan.
Anda juga bisa menyesuaikan kecepatan dengan menekan tombol + untuk menambah dan - untuk mengurangi kecepatan
Untuk menonaktifkan, Anda perlu menekan pedal rem atau tombol off atau cancel pada kemudi agar cruise control nonaktif
Sedikit dijelaskan mengenai manfaat fitur cruise control pada paragraf-paragraf sebelumnya. Berikut penjelasan lebih detailnya:
Salah satu manfaat utama dari fitur cruise control adalah meningkatkan kenyamanan selama Anda berkendara. Dengan fitur tersebut, Anda tidak perlu menginjak pedal gas untuk mempertahankan kecepatan kendaraan.
Hal ini bisa membantu mengurangi rasa kelelahan pada kaki. Terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh melalui jalan tol atau jalan bebas hambatan.
Cruise control menjaga kendaraan Anda tetap melaju pada kecepatan yang telah Anda tentukan.
Kecepatan yang stabil membuat perjalanan terasa lebih nyaman sekaligus membantu mengurangi perubahan kecepatan yang tidak perlu karena tekanan pedal gas yang berubah-ubah.
Saat kecepatan mobil Anda stabil, mesin tidak perlu bekerja dengan perubahan akselerasi yang terlalu sering.
Kondisi ini bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien dibandingkan saat Anda terus menaikkan dan menurunkan kecepatan secara manual.
Namun ingat, tingkat efisiensi juga dipengaruhi kondisi jalan, lalu lintas, dan gaya mengemudi.
Perjalanan dalam waktu lama sering kali membuat kaki Anda cepat lelah karena terus menekan pedal gas. Fitur cruise control akan membantu Anda mengurangi beban tersebut.
Sehingga perjalanan terasa lebih nyaman. Walaupun demikian, Anda tetap disarankan untuk beristirahat secara berkala. Misalnya setiap 2-3 jam sekali agar tetap fokus dan mengurangi risiko kelelahan selama berkendara.
Karena mobil Anda mempertahankan kecepatan sesuai pengaturan, maka cruise control bisa membantu Anda mengurangi risiko melaju melebihi batas kecepatan yang berlaku.
Fitur ini amat bermanfaat saat berkendara di jalan tol yang mempunyai batas kecepatan tertentu.
Kehadiran fitur cruise control memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Namun perlu Anda pahami bahwa fitur tersebut tidak cocok untuk semua jenis jalan. Hindari menggunakan cruise control di jalanan ramai, berliku, dan berbukit.
Sementara Anda bisa menggunakannya di jalan tol, sebaiknya tidak secara terus menerus.
Sebaiknya penggunaan cruise control tidak lebih dari 15 menit. Karena semakin panjang maka beberapa risiko di atas bisa terjadi pada Anda. Dapatkan berbagai informasi fitur canggih mobil lainnya hanya di http://auto.suzuki.co.id/.
Referensi:
https://oto.detik.com/tips-and-tricks-mobil/d-4464707/jangan-terlena-dengan-fitur-cruise-control
https://www.roojai.co.id/article/kendaraan/cruise-control/
https://www.oto.com/tips-mobil/panduan-lengkap-penggunaan-cruise-control-awas-jangan-asal-pakai
https://www.suzuki.co.id/tips-trik/teknik-cruise-control-mengoptimalkan-kecepatan-mobil?pages=all