Mengenal Heat Shield Knalpot dan Peranannya
Tahukah Anda jika heat shield pada bagian knalpot mobil mempunyai peranan yang sangat penting, terutama dalam memberikan perlindungan pada kendaraan?
Posisi heat shield ada di sekitar area komponen utama knalpot seperti manifold, konverter katalitik, atau peredam suara. Komponen satu ini bertugas untuk menjaga agar knalpot tidak mudah rusak dan cepat diganti.
Selain itu, heat shield juga bertugas untuk mencegah kerusakan knalpot lantaran adanya panas yang mengalir dari saluran bahan-bakar. Heat shield juga akan melindungi agar suhu dari knalpot tidak naik ke atas kabin yang dapat membahayakan para penumpang, mengingat knalpot mengeluarkan emisi gas yang berbahaya bagi kesehatan.
Nah, untuk lebih jelasnya, jangan lewatkan untuk membaca ulasan mengenai heat shield knalpot ini, ya.
Heat shield terletak di bagian bawah kendaraan, bertugas untuk melindungi komponen dari panasnya mesin maupun knalpot. Komponen ini biasanya dibuat dari bahan-bahan seperti baja yang tahan karat, aluminium, serta fiberglass.
Bahan-bahan tersebut digunakan lantaran memiliki kemampuan dalam merefleksi serta menyerap panas dengan baik.
Pada dasarnya, heat shield tidak hanya ada pada bagian knalpot. Akan tetapi ada juga di bagian lain seperti di sekitar mesin maupun di bagian bawah mobil. Nah, masing-masing memiliki fungsinya sendiri seperti:
Untuk di area mesin, heat shield berperan menjaga manifold intake maupun blok mesin dari suhu panas yang tinggi dari proses pembakaran.
Untuk di area knalpot, bertugas melindungi area peredam suara, pipa, maupun konverter katalitik agar tidak mudah rusak saat terpapar suhu tinggi dari pembakaran.
Untuk bagian bawah mobil, berfungsi menjaga komponen-komponen yang sensitif tetap terlindungi dan tidak terpapar panasnya sistem pembakaran.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, heat shield mempunyai peranan penting dalam kendaraan roda empat. Komponen ini menjadi semacam penghalang termal yang memang dirancang khusus untuk menjaga semua komponen yang sensitif terhadap panas agar tidak terpapar panas ekstrem dari sistem pembakaran.
Heat shield juga dapat digunakan untuk menaikkan kinerja mesin agar bisa optimal dengan cara menurunkan panas yang ada di bagian bawah kap mobil dan IAT.
Selain itu, heat shield akan menjaga agar panas tidak mengenai komponen lain atau bagian lain di dalam kendaraan. Contohnya, area kabin, sistem kelistrikan, maupun area bahan bakar.
Pasalnya, bila panas dari sistem pembakaran knalpot mobil sampai naik atau masuk ke komponen lain, bisa menimbulkan kerugian yang besar. Bukan hanya membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang, tapi juga membuat mesin mati.
Namanya juga komponen pada mobil, pasti akan ada masanya untuk aus. Sebab setiap komponen dibuat dengan masa pakai tertentu. Nah, ketika heat shield hampir aus, pasti akan menunjukkan ciri-cirinya, di antaranya:
Apabila heat shield sudah mulai bengkok atau longgar, Anda akan mendengar suara berderak yang mirip gesekan antar kaleng dari bagian bawah kendaraan.
Ada kalanya ketika Anda melakukan pemeriksaan knalpot, justru menemukan ada komponen yang menggantung tidak pada tempatnya. Komponen itu bisa saja heat shield yang kehilangan salah satu bautnya.
Akibatnya, heat shield terus terseret yang membuatnya rusak dan harus dilakukan perbaikan. Bahkan, parahnya, heat shield bisa saja jatuh saat Anda berkendara di jalan.
Untuk itu, lakukan pemeriksaan secara berkala pada bagian heat shield untuk memastikan semua baut terpasang dengan kencang.
Pasalnya, baut longgar hanya akan membahayakan kendaraan maupun keselamatan penumpang.
Heat shield yang sudah mulai menunjukkan keausannya, bukan hanya menimbulkan suara berisik tetapi juga mempengaruhi kemampuan mesin mobil.
Apabila heat shield dibiarkan dalam kondisi rusak, panas akan terperangkap di dalamnya dan bisa mengenai komponen penting yang sensitif terhadap panas seperti sistem kelistrikan, area bahan bakar, maupun bagian kabin.
Begitu Anda menyadari adanya penurunan pada performa kendaraan, seperti adanya ketidakstabilan pada putaran mesin, mobil mulai kehilangan tenaga dan melambat, lampu indikator yang menjadi penanda mesin normal terus menyala, maka segera lakukan pemeriksaan pada bagian heat shield.
Ingat, bila Anda membiarkan panas menumpuk, risiko terjadi kerusakan komponen pun akan semakin besar. Alhasil, biaya untuk perbaikan pun akan lebih mahal.
Ingatlah jika heat shield berperan untuk menjaga agar kabin tidak terkena panas yang dikeluarkan oleh sistem pembakaran knalpot mobil. Lantas, bagaimana jika komponen ini rusak, apa yang akan terjadi?
Tentu panas akan bisa naik ke area kabin. Akibatnya, lantai kabin akan terasa lebih panas dari biasanya. Bahkan, pedal pun ikut terasa panas.
Bahkan, dalam kasus yang sangat ekstrem, panas yang dikeluarkan oleh knalpot dapat melelehkan perekat yang ada di badan mobil serta merusak interior kendaraan.
Begitu Anda menyadari kaki mulai merasakan panas berlebih, segera hentikan laju kendaraan dan periksa bagian heat shield.
Tanda yang gampang diketahui jika heat shield mulai aus adalah muncul bau seperti ada komponen yang terbakar dari dalam kabin. Baunya seperti karet atau plastik yang tengah dibakar.
Ketika bau itu muncul, artinya panas dari knalpot mobil sudah berlebihan dan membakar isolasi, kabel, maupun saluran cairan yang ada di sekitarnya.
Ingatlah untuk tidak mengabaikan gejala satu ini. Meskipun hanya tercium bau samar, Anda tetap harus memeriksanya. Sebab, bila diabaikan, komponen penting pada mesin akan terkena imbasnya. Ekstrimnya, bisa menimbulkan kebakaran pada mobil.
Usai mengetahui ciri-ciri kerusakanya, Anda juga perlu mengetahui penyebab dari heat shield yang rusak itu apa saja. Di antaranya:
Penyebab yang paling utama dan sering terjadi adalah baut mulai longgar. Akibatnya, heat shield tidak di posisi yang benar dan mudah jatuh. Bahkan, bentuknya pun bisa rusak.
Penyebab kedua, terjadinya benturan dengan jalanan yang membuat heat shield rusak. Misalnya saat mobil sering menjumpai polisi tidur yang tinggi, lama kelamaan heat shield juga bisa mengalami keausan.
Kesalahan dalam pemasangan juga bisa menjadi penyebabnya. Misal, saat Anda mengganti heat shield baru kemudian pemasangannya tidak pas serta tidak mengikuti aturan. Akibatnya heat shield bisa mengalami kerusakan lebih cepat.
Jadi, sudah paham mengenai heat shield knalpot mobil, kan? Selalu ingat untuk melakukan perawatan dengan rutin agar kondisinya selalu bagus dan performa mesin pun tetap optimal.
Nah, biar tidak lupa dalam melakukan perawatan, Anda dapat membuat janji dengan bengkel Suzuki kesayangan yang ada di dekat lokasi Anda saat ini. Konsultasikan masalah heat shield dengan ahlinya dan dapatkan perawatan yang tepat.