Kenapa Pintu Mobil Bisa Turun atau Tidak Presisi?

Kenapa Pintu Mobil Bisa Turun atau Tidak Presisi?

Kenapa Pintu Mobil Bisa Turun atau Tidak Presisi?

Pernah mendapati pintu mobil Anda sulit ditutup, harus dibanting lebih keras, atau terlihat tidak sejajar dengan bodi? Kondisi tersebut sering terjadi dan disebut sebagai pintu mobil turun atau tidak presisi. 

Baik mobil lama maupun baru masalah pintu tersebut dapat terjadi. Mari memahami penyebabnya agar Anda dapat melakukan pencegahan. Silakan disimak. 

Penyebab Pintu Mobil Turun dan Tidak Presisi 

Umumnya penyebab pintu mobil tidak bisa ditutup adalah karena faktor usia dan kebiasaan Anda dalam menutup pintu. Salah satunya karena bantingan keras. Berikut penjelasan berbagai penyebabnya:

  1. Engsel Pintu Mobil yang Sudah Turun 

Penyebab pertama dari pintu mobil yang turun dan tidak presisi adalah karena bagian engselnya yang sudah turun. Kondisi tersebut sering terjadi karena usia mobil yang sudah berada di angka 15 tahun ke atas. 

Walaupun begitu, engsel pintu turun bisa saja terjadi pada mobil yang masih baru. Pada mobil baru, kondisi tersebut terjadi karena Anda membuka pintu dalam waktu lama dan sering. Akhirnya daun pintu menggantung dalam waktu lama. 

Bobot dari daun pintu yang menggantung akan menyebabkan engsel pintu berat. Akibatnya engsel pintu pun turun dan menyebabkan pintu tidak bisa tertutup dengan rapat atau sulit ditutup. 

  1. Keausan pada Pengait Pintu 

Komponen pengait pintu mobil ini bertugas sebagai pengait jangkar dari daun pintu ke bodi mobil. Namun saat menutup dengan keras dan sering, maka door lock akan mengalami keausan. 

Tidak hanya itu, air juga bisa menyebabkan pengait pintu tersebut rusak lebih cepat. Saat mencuci mobil pastikan Anda menutup pintu mobil dengan sempurna. 

Karena jika tidak, air akan masuk dan menyebabkan masalah pada daun pintu ketika ditutup. Selain mencegah air agar tidak masuk ke bagian door lock, Anda juga tidak disarankan menutup pintu terlalu keras.

  1. Karet Pintu Mobil yang Sudah Usang 

Penyebab selanjutnya karena karet pintu mobil yang usang. Biasanya kondisi tersebut terjadi karena usia mobil yang sudah tua. Sehingga sulit dicegah. 

Karena semakin sering Anda gunakan, maka usia karet pun bertambah dan tingkat elastisitasnya berkurang. 

Selain itu, karet pintu juga makin mengeras dan kendur. Namun bukan berarti Anda tidak bisa memperpanjang usianya. Anda bisa melakukan perawatan seperti menjaga kebersihannya. 

Namun jika sudah keras, sebaiknya Anda segera mengganti karet tersebut. Sehingga dapat menjaga performa pintu mobil. 

  1. Mobil Pernah Mengalami Benturan 

Benturan yang terjadi baik berat maupun ringan bisa mengubah posisi engsel, pintu, atau rangka di sekitarnya. Bahkan tabrakan yang tampak sepele sekalipun bisa menyebabkan perubahan geometri yang menyebabkan pintu tidak presisi. 

Kondisi tersebut biasanya ditandai dengan celah pintu yang tidak lagi simetris, pintu terasa seret ketika dibuka atau ditutup, dan karet pintu tidak menempel secara sempurna. 

  1. Beban Berlebihan pada Pintu Mobil 

Kebiasaan menggantungkan barang berat pada kantong pintu atau bertumpu pada pintu yang terbuka bisa memberikan tekanan tambahan kepada engsel. 

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa mempercepat keausan dan menyebabkan posisi pintu bergeser. 

Merawat Pintu Mobil dengan Tepat dan Mudah 

Walaupun pintu mobil tidak presisi dan turun bisa disebabkan oleh usia, tetapi bukan berarti Anda tidak bisa memperlambat penuaan tersebut. 

Cara paling utama untuk menjaga memperpanjang usia pintu mobil adalah dengan perawatan yang tepat. Berikut beberapa tips mudah untuk merawat pintu mobil. 

  1. Membersihkan Pintu Mobil Secara Rutin 

Perawatan pertama adalah dengan menjaga kebersihan pintu mobil. Pastikan pintu bersih dari kotoran, debu, dan lumpur. 

Terutama saat musim hujan. Anda bisa membersihkannya dengan cairan pembersih khusus mobil dan lap lembut. Bersihkan area luar dan dalam. Pastikan Anda juga menjangkau area karet penutup dan engsel. 

  1. Tutup Pintu Mobil Secukupnya, Jangan Dibanting 

Tidak sedikit yang mengira bahwa agar pintu tertutup rapat maka harus dibanting. Padahal pada mobil modern, mekanisme pengunci sudah dirancang untuk mengunci dengan baik hanya dengan dorongan yang cukup. 

Menutup pintu terlalu keras bisa menyebabkan keausan engsel lebih cepat, memberikan beban berlebihan pada mekanisme kunci, dan menyebabkan bunyi berisik di dalam kabin seiring berjalannya waktu. 

  1. Melumasi Mekanisme Kunci dan Engsel Pintu 

Engsel pintu mobil yang sudah kaku atau mekanisme kunci yang seret menjadi tanda bahwa pelumasan berkurang. Maka dari itu Anda perlu melumasi kedua bagian pintu tersebut secara berkala. 

Pastikan menggunakan pelumas sesuai rekomendasi. Misalnya grease atau pelumas silikon. Pelumasan akan membantu menjaga kualitas pintu saat dibuka maupun ditutup, serta mencegah munculnya suara berdecit. 

  1. Pegang Handle Saat Menutup Pintu 

Apabila memungkinkan, gunakan handle pintu saat menutupnya. Cara tersebut akan membantu mengontrol tenaga yang diberikan sehingga pintu tidak menghantam bodi mobil terlalu keras. 

Selain lebih halus, kebiasaan ini juga akan membantu Anda menjaga presisi posisi pintu dalam jangka panjang. 

  1. Perlindungan Ekstra Saat Cuaca Ekstrem 

Pintu mobil sering terpapar oleh cuaca ekstrem seperti hujan dan panas matahari. Paparan tersebut akan menyebabkan munculnya karat dan kerusakan cat. 

Maka dari itu untuk melindunginya, Anda bisa menggunakan pelapis anti-karat atau wax secara rutin. 

Selain itu pastikan Anda memarkir mobil pada area yang teduh atau menggunakan cover mobil ketika terpaksa parkir di luar ruangan dalam waktu lama. 

  1. Hindari Bertumpu pada Pintu yang Terbuka 

Pintu mobil dirancang untuk membuka dan menutup, bukan menopang berat badan. Kebiasaan bersandar atau bertumpu pada pintu yang terbuka bisa memberikan tekanan tambahan pada engsel. 

Dalam jangka panjang kondisi ini bisa menyebabkan pintu mobil Anda turun atau tidak sejajar dengan bodi. 

  1. Menjaga Kebersihan Karet Pintu Mobil 

Karet pintu berfungsi menjaga kabin tetap kedap terhadap debu, air, dan suara. Maka dari itu Anda perlu membersihkannya secara rutin dengan kain lembut. 

Jangan menggunakan bahan kimia yang terlalu keras. Karet yang terawat dengan baik akan tetap elastis. Dengan demikian pintu bisa menutup dengan rapat. 

  1. Pengecekan Rutin ke Bengkel 

Jadikan pemeriksaan pintu mobil sebagai salah satu perawatan rutin ke bengkel. Teknisi akan membantu Anda memeriksa kondisi kunci, engsel, karet pintu, hingga sistem hidroliknya. 

Banyak alasan yang menyebabkan pintu mobil turun dan tidak sejajar. Beberapa di antaranya karena faktor usia. Namun beberapa lainnya terkait dengan perawatan dan kebiasaan dalam penggunaan. 

Pastikan Anda menggunakan pintu mobil dengan bijak untuk memperpanjang usianya. Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa perawatan di atas. Jika pintu mobil Anda sudah tidak presisi atau turun segera ke bengkel resmi Suzuki untuk kami bantu memperbaikinya. 

Perhatikan juga tanda-tanda kerusakan lainnya seperti pintu mobil yang berbunyi saat ditutup dan dibuka, sistem central lock sudah tidak berfungsi, karet pintu yang tidak rapat dan getas, serta pintu tergores atau penyok.

Jangan menunda segera kunjungi http://auto.suzuki.co.id/ untuk melakukan booking service. Memahami setiap tanda kerusakan akan membantu diagnosis lebih awal sehingga tidak memperparah kerusakan.