Apa Tanda Ban Mobil Sudah Tidak Layak Pakai Selain dari Ketebalan?

Apa Tanda Ban Mobil Sudah Tidak Layak Pakai Selain dari Ketebalan?

Apa Tanda Ban Mobil Sudah Tidak Layak Pakai Selain dari Ketebalan?

Ban mobil mempunyai banyak fungsi sebagai komponen kendaraan. Tanpa ban mobil, kendaraan Anda tidak akan bisa berjalan. 

Selain itu, ban mobil juga berperan untuk menopang beban kendaraan, menyerap guncangan dari jalan, memberikan daya traksi dan cengkeram.

Kemudian menjaga kendali dan stabilitas kendaraan serta mengurangi hambatan gulir. Perannya yang krusial mengharuskan ban mobil selalu dalam kondisi yang maksimal. 

Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui tanda ban mobil sudah tidak layak pakai agar bisa segera menggantinya. Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasi tersebut. Silakan disimak. 

Tanda-Tanda Ban Mobil Tidak Layak Pakai 

Kerusakan pada ban mobil biasanya ditandai dengan ketebalannya yang sudah menipis sampai mendekati atau bahkan melewati Tread Wear Indicator atau TWI. 

Kondisi tersebut bisa menyebabkan ban mobil kehilangan kemampuan dalam membuang air hujan. Sehingga mobil Anda akan mengalami aquaplaning atau mudah tergelincir. Selain ketebalan, berikut beberapa tanda lain ban mobil tidak layak pakai:

  1. Ban Mobil Mengalami Keretakan atau Pecah-Pecah 

Apabila Anda menemui ban mobil sudah mengalami kondisi retakan kecil di bagian samping atau permukaan telapaknya, maka Anda harus segera menanganinya.

Kondisi tersebut terjadi karena kompon karet ban sudah keras dan mengalami penuaan. Ban yang kondisinya retak mudah mengalami pecah secara mendadak ketika terpapar aspal yang panas atau tekanan udara yang tinggi. 

  1. Benjolan pada Ban Mobil 

Tanda kedua adalah ban mobil mengalami benjolan. Kondisi tersebut muncul karena kawat penguat konstruksi atau anyaman ban putus. Apabila terjadi benjolan, itu artinya ketahanan ban mobil sudah tidak merata. 

Jika terdapat beberapa bagian yang tidak kuat menahan tekanan udara, maka ban mobil akan rawan pecah. 

Benjolan tersebut bisa muncul karena tekanan angin pada ban yang sering rendah. Akibatnya beberapa area ban mobil pun harus menanggung beban berat dari area lain. 

  1. Munculnya Bunyi 

Bunyi yang muncul saat ban mobil bermasalah adalah dug, dug, dug. Itu menjadi tanda bahwa ban mobil sudah tidak layak pakai dan akan pecah. 

Kondisi ini terjadi karena ban mobil mulai tidak mempunyai integritas dan melepaskan beberapa lapisannya secara satu per satu. Interval bunyinya sendiri menyesuaikan laju kendaraan Anda. 

  1. Muncul Getaran Secara Berlebihan 

Getaran ini muncul ketika Anda berkendara bahkan saat di jalanan yang mulus sekalipun. 

Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa ban mobil sudah tidak layak pakai baik secara internal maupun permukaan yang tidak rata. Jangan tunda melakukan perbaikan. 

  1. Sering Menambal Ban Mobil

Nampak sepele tetapi bisa menjadi tanda bahwa ban mobil Anda harus diganti. Untuk ban tubeless, umumnya cukup ditambal dan akan kembali berfungsi. 

Namun apabila sering mengalami kebocoran dan ditambal, maka kekuatan dari ban mobil bisa berkurang. Oleh karena itu lebih baik Anda menggantinya dengan ban baru. 

  1. Ban Mobil Lecet 

Saat berkendara ban mobil bisa saja kontak dengan berbagai benda keras di jalanan. Misalnya batu atau masuk ke lubang jalanan yang rusak. Kondisi tersebut bisa menyebabkan ban mobil lecet cukup besar. 

Walaupun ban mobil tersebut bisa digunakan, tetapi lebih baik diganti karena kondisi yang tidak sempurna akan berisiko menyebabkan masalah. Pasalnya ketahanan tiap sisi ban mobil sudah tidak lagi merata atau seragam. 

Misalnya, ketika Anda harus berkendara di jalanan yang rusak, jika kondisi ban mobil sudah tidak bagus maka ada risiko ban mobil mengalami pecah. 

  1. Heel Toe Wear atau Kembang Ban yang Terangkat 

Kondisi kembang ban yang seperti terangkat terjadi karena ban mobil sering menerjang jalanan rusak. 

Khususnya saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi pada jalan yang tidak merata. Kondisi tersebut menyebabkan Anda sering melakukan pengereman cukup keras. 

Dampak Mengabaikan Ban Mobil yang Tidak Layak 

Apabila Anda tidak segera mengambil tindakan terkait kondisi ban mobil yang sudah rusak, maka siap-siap mengalami beberapa dampak berikut:

  1. Keausan ban yang terjadi secara tidak merata, blowout, dan retak bagian samping

  2. Setir yang mengalami getaran, mobil tidak stabil atau limbung, dan jarak pengereman yang panjang 

  3. Konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena terjadinya hambatan gulir yang besar 

  4. Risiko terjadinya aquaplaning ketika hujan karena alur ban yang dangkal 

Tips Merawat Ban Mobil Agar Lebih Awet 

Walaupun ban mobil mempunyai masa pakai, tetapi bukan berarti Anda menggunakannya tanpa perawatan. Berikut adalah beberapa tips perawatan yang dapat Anda terapkan untuk menjaga kualitas ban mobil:

  1. Memeriksa Tekanan Ban Mobil Secara Rutin 

Tekanan ban mobil yang sesuai dengan standar pabrikan akan membantu menjaga kenyamanan dan kestabilan. 

Tekanan terlalu rendah akan menyebabkan ban mobil Anda cepat aus dan boros BBM. Sedangkan jika terlalu tinggi maka cengkraman ban mobil pada jalan akan berkurang. 

  1. Melakukan Rotasi Ban Mobil Secara Berkala 

Tindakan ini penting agar ban mobil bisa aus secara merata. Ini karena biasanya ban bagian belakang dan depan mendapatkan beban yang berbeda. 

Untuk rotasi sendiri bisa Anda lakukan setiap menyentuh jarak 8.000-10.000 kilometer atau sesuaikan dengan rekomendasi pabrik. 

  1. Pemeriksaan Kondisi Ban Mobil 

Pengecekan secara visual pada kondisi ban mobill juga harus dilakukan. 

Lakukan pemeriksaan apakah ada goresan, retakan, atau benda tajam yang menancap di ban mobil. Kondisi fisik yang sudah tidak sempurna bisa menyebabkan kebocoran. 

  1. Jangan Membawa Beban Melebihi Kapasitas 

Tindakan membawa beban berlebihan bisa menyebabkan ban mobil Anda cepat mengalami keausan dan mudah rusak. 

Apabila Anda sering melakukannya, maka pertimbangkan untuk melakukan penyesuaian tekanan udara. Selain itu kurangi frekuensi perjalanan yang meningkatkan risiko kerusakan ban mobil. 

  1. Jangan Menerjang Jalan Berlubang dengan Kecepatan Tinggi 

Kondisi jalan yang berlubang atau tidak rata bisa menyebabkan ban mobil Anda mengalami kerusakan. 

Maka dari itu pastikan Anda menghindari jalanan rusak atau kurangi laju kendaraan Anda ketika harus berkendara di sana. 

Mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi pada jalanan yang tidak merata bisa merusak ban mobil dan risiko ban bocor pun meningkat. 

  1. Menggunakan Ban Mobil Berdasarkan Spesifikasi 

Memilih ban mobil secara tepat juga penting karena dapat memengaruhi daya tahan. Pastikan Anda memilih ban mobil yang sesuai dengan spesifikasi. 

Seperti berdasarkan tipe mobil dan juga medan jalanan yang sering Anda lewati. Ban untuk jalanan aspal tentunya berbeda dengan jalanan off-road. 

  1. Sebisa Mungkin Parkir di Tempat Teduh

Mobil yang diparkir secara outdoor dan terpapar sinar matahari secara langsung bisa menyebabkan karet ban rusak serta permukaannya retak serta keras. 

Maka dari itu sebisa mungkin cari tempat parkir yang teduh. Jika terpaksa, Anda bisa menggunakan pelindung ban mobil. Tujuannya agar umur ban mobil lebih panjang. 

Ban mobil yang rusak harus segera diganti karena jika dibiarkan akan mengancam keselamatan Anda dalam berkendara. 

Pastikan melakukan penggantian ban mobil di bengkel resmi Suzuki. Kunjungi Suzuki Indonesia untuk mendapatkan informasi perawatan mobil lainnya.